Senin, 26 Januari 2015

Tugas UAS RPL eresha 3

Nama : Munawaroh
NIM   : 044142221034
Judul  : Perancangan Sistem Aplikasi Studio Kanza 
Menggunakan metode object oriented programming



1. PENDAHULUAN

Subjek yang dibahas dalam tulisan ini terkait dengan manajemen informasi studio musik Kanza di , Tangerang Selatan, dan mencakup seluruh sistem operasional perusahaan tersebut saat ini. Penelitian ditujukan untuk membuat suatu aplikasi yang dapat digunakan mengatur semua kegiatan internal untuk meningkatkan efisiensi, produktivitas, dan kontrol pada studio musik tempat penelitian ini dilakukan. 

2. LANDASAN TEORI

1. Teori sistem basis data menurut C. J. Date, yang intinya adalah "...consists of some collection of persistent data that is used by the application systems of some given enterprise" [CJD 1995].

2. Database management system (DBMS) yang oleh Silberschatz, Korth, dan Sudarshan didefinisikan sebagai "... a collection of interrelated data and a set of programs to access those data" [AHS 2002].

OOP adalah sebuah metodologi atau cara berpikir dalam melakukan pemrograman dimana pendefinisian tipe data disertai dengan pendefinisian fungsi. Struktur data yang seperti ini disebut dengan istilah object. Paradigma pemrograman OOP dapat dilihat sebagai interaksi sebuah objectdalam melakukan tugasnya.

Segelas teh tentunya memiliki berbagai spesifikasi seperti volume air, rasa, temperatur dan sebagainya. Pada pemrograman, spesifikasi-spesifikasi tersebut merupakan variabel yang dideklarasikan beserta tipe data. Pada OOP, sebuah object Teh juga memiliki method berupa fungsi yang dapat dipanggil untuk merubah kelakuan atau spesifikasi teh tersebut. Method minumTeh dapat dideklarasikan sebagai fungsi yang dapat dipanggil untuk mengurangi nilai variabel Volume.

Di samping itu, sebuah object dapat memiliki relasi terhadap object lainnya. Sebagai contoh, sebuahobject dapat berupa keturunan dari object lain. 

3. METODE PENELITIAN

Metode yang digunakan pada penelitian ini, yaitu dengan cara observasi dan pengumpulan data pada studio-studio di daerah pamulang dan sekitarnya. 

Metode oop object oriented programming menjadi metode yang di pilih dalam pembuatan sistem aplikasi studio music ini.

Programming tipe ini bekerja dengan baik untuk program kecil yang berisi code relative sedikit, tetapi pada saat program menjadi besar, mereka cenderung susah untuk di-manage dan di-debug. Dalam usaha untuk me-manage program, struktur programming diperkenalkan cara untuk mem-break down code-code tersebut melalui functions dan procedures.

Ini adalah sebuah langkah perbaikan, namun pada saat program dijalankan dalam sebuah fungsi bisnis yang kompleks dan berinteraksi dengan sistem lain, maka kelemahan dari struktur metodologi programming muncul kepermukaan meliputi:

Program menjadi lebih susah untuk dimaintain. Fungsi yang tersedia, susah untuk diubah tanpa harus mempengaruhi fungsi sistem secara keseluruhan.

Programming tidak baik untuk team development. Programmers harus mengetahui setiap aspek bagaimana program itu bekerja dan tidak menyebabkan terisolasi usaha mereka atas aspek yang lain dari sistem.



4. PEMBAHASAN

1. Use Case Studio Music Kanza

    Pada proses ini, user bisa memesan terlebih dahulu untuk latihan band, dan admin mencatat proses pesanan, kapan mereka chek in dan chek out. pada use case model ini menjelasakan alur dari proses awal dan akhir terjadinya transaksi.



2. Activity Diagram 
Di activity diagram, di sini dijelaskan bagaimana si user dan admin melakukan transaksi dari pemesanan sampai laporan

a. Activity diagram ada saat user melakukan order
   pada activity ini , user melakukan order studio, lalu mengim order, lalu order di terima oleh admin
   


b. Activity diagram ada saat user mengirim pesan
    pada proses ini user melakukan pengiriman pesan, lalu admin menerima pesan dan membalas pesan user, dan user menerima balasan dari admin.


c. Activity pada saat admin menerima pesanan latihan band
    pada activity ini admin menerima pesan, mengkonfirmasi pembayaran, setelah admin menerima pembayaran, lalu user melakukan proses chek in, dan admin membuat chek out user, dan setelah waktu habis, user melakukan chek out.


d. activity diagram dimana admin menjadwalkan acara untuk user


e. Activity Diagram dimana admin membuat laporan
pada activity ini, admin membuat laporan dengan membuka menu laporan, lalu tampilkan laporan, lalu print.


3. Class Diagram 


4. Sequence Diagram
a. Sequense Diagram User Melakukan Order



b. Sequense Diagram Admin Menerima Order


c. Sequense diagram admin melakukan chek in untuk user


d. Sequense Diagram admin melakukan chek out, saat waktu user telah habis


e. Sequense Diagram membuat laporan



5. User Interface Aplikasi

a. Form  pemesanan


b. Form Chek in Studio


c. Form Chek out Studio



6. Source Code

a. pemesanan


/**
 * @author User
 * @version 1.0
 * @created 21-Jan-2015 2:27:29 PM
 */
public class Pemesanan {

private char id_Pesan;
public char id_type;
public int jumlah;
public char nama_pesan;
public char alamat_pesan;
public int no_ktp;
public date tgl_pesan;
public date tgl_order;
public int telepon;
public int status_chekin;
public float biaya;
public int Status_Pemesanan;
public Type studio m_Type studio;

public Pemesanan(){
}
public void finalize() throws Throwable {
}
public void tambah(){
}
public void hapus(){
}
public void modif(){
}


b. Chek in

public class chekin {

private char id_chekin;
public char id_type;
public int jumlah;
public char nama_chekin;
public char alamat_chekin;
public int no_ktp;
public date tgl_chekin;
public int telepon;
public int status_chekin;
public float biaya;
public char keterangan;
public cekout m_cekout;

public chekin(){
}
public void finalize() throws Throwable {
}
public void tambah(){
}
public void lihat data(){
}
public void hapus(){
}
public void keluar(){

}
}

3. Chek Out

public class cekout {

private char id_chekout;
public char id_chekin;
public date tgl_cekout;
public int biaya_lainnya;

public cekout(){
}
public void finalize() throws Throwable {
}
public void hapus(){
}
public void lihat data(){
}
}


5. Kesimpulan  

a. Komputerisasi pada manajemen dapat membuat studio musik Kanza mampu mengontrol praktis seluruh kegiatan operasional studio.
b. Komputerisasi manajemen Kanza meningkatkan efektivitas dan diharapkan dapat memperbaiki profitabilitas usaha hingga 20 %  

1 komentar: